Featured Posts

Bagaimana Caramu Bergaya di Sosial Media Kepribadian yang dimiliki setiap orang berbeda-beda, sadar atau tidak kecenderungan anda dalam berinteraksi di dunia maya didasarkan pada kecenderungan kepribadian anda pada dunia nyata. Apa saja 'style'...

Read more

Kenali Karakter Twitter-mu Situs microblogging twitter saat ini menjadi semakin populer, kemudahan dan kesederhanaan yang menjadi konsep dasar twitter menjadikan situs pertemanan ini banyak dilirik oleh banyak orang. Tidak hanya...

Read more

2+1 Tips Meningkatan Daya Ingat Dengan Twitter Setelah ada penelitian mengenai twitter yang katanya bisa bikin bodoh, maka tulisan kali ini akan menuliskan bagaiamana supaya twitter bisa membuat kita lebih pintar, paling tidak menambah kemampuan daya...

Read more

2+1 Tips Menulis Blog Pernah atau bahkan sering mengunjungi sebuah blog yang membuat anda tertarik? entah itu karena isinya, cara penulisannya atau bagaimana si pemilik blog pandai merangkai kata-kata, sehingga anda tersihir...

Read more

2+1 Tips Untuk Sukses dalam Blogging Sisi menarik dari sebuah blog adalah bagaimana seorang pembaca bisa berinteraksi dengan pemilik blognya, oleh karena itu, pemilik blog harus memiliki pendekatan proaktif dalam mengelola blognya. Berikut...

Read more

twitter

Follow on Tweets

  •  

Trik Menolak Pelamar Kerja

Category : Human-Resources

Bagi anda yang kesulitan untuk menolak seorang kandiat yang kekeuh melamar pekerjaan di kantor anda, disini ada beberapa pertanyaan-pertanyaan yang bisa membuat calon pelamar mundur dengan sendirinya. Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa berdasarkan pada cerita di bawah ini.

Alkisah disebuah perusahaan besar di kawasan Keprabon, Solo, tengah melakukan beberapa tes wawancara untuk “*tidak*” menerima calon karyawan baru :

Wawancara dengan Pelamar (1)

G : Anda punya rumah tidak…?
a : belum
G : Wah, kalau begitu anda tidak diterima disini
a : Lho kok begitu……..?
G : Nanti pasti kamu mengajukan hutang beli rumah di perusahaan
a : Ah.. ga’ kok, sebenarnya orang tua saya kaya raya.
G : Ya malah ga diterima
a : Lho kok begitu…..?
G : Nanti kamu kerja cuma buat hiburan, nongkrang nongkrong aja.

Wawancara dengan Pelamar (2)

G : Anda punya motor tidak?
b : Tidak.
G : Tidak saya terima
b : Lho kok tidak diterima?
G : Nanti kamu pasti minta bantuan kredit motor
b : Sebenarnya punya, tapi masih di kampung, nanti bisa saya bawa kesini, gampang kok.
G : Wah malah tidak diterima….
b : lho kok begitu?
G : Tempat parkir nya sudah penuh

Wawancara dengan Pelamar (3)

G : Anda sudah lulus sarjana?
c : sudah pak….
G : Tidak lulus, saya cari yang lulusan SMA, lebih menurut dan gajinya murah.
c : Sebenarnya saya masih skripsi.
G : Malah tidak diterima…..
c : Lho kok tidak diterima kenapa?
G : Nanti kerjaanmu cuma ngetik skripsi, kalau sudah lulus pasti cari kerjaan di perusahaan lain.

Wawancara dengan Pelamar (4)

G : Anda suka humor?
d : Tidak pak, saya serius kalau bekerja.
G : Tidak lulus…
d : waa……kok begitu pak?
G : Nanti teman-teman dan anak buahmu bisa stress.
d : Sebenarnya saya juga punya selera humor yang tinggi.
G : Malah tidak diterima
d : Lho kok……
G : Nanti anda malah cuma membanyol di kantor, pekerjaan tidak selesai.

Wawancara dengan Pelamar (5)

G : Anda tadi kesini naik apa?
e : Naik mobil
G : Anda tidak diterima
e : Sebabnya ?
G : Sekarang BBM naik terus, nanti anda cuma minta naik gaji terus.
e : Waa, saya tadi cuma numpang teman pak.
G : Malah tidak diterima
e : Lho, lha kok … ?
G : Nanti kerjaannya cuma nebeng mobil kantor. Ngrusuhi!

Wawancara dengan Pelamar (6)

G : Anak anda sedikit atau banyak?
f : Banyak pak
G : Anda tidak diterima
f : Sebabnya?
G : Kerjaanmu nanti ga beres, cuma mikir bikin anak terus.
f : Lha cuma anak adopsi kok.
G : Tambah ga diterima
f : Lho, lha kok … ?
G : Bikin anak aja ga bisa, apalagi kerja

Wawancara dengan Pelamar (7)

G : Anda sudah tahu job desc dari pekerjaanmu?
h : Belum
G : Tidak diterima!
h : Sebabnya?
G : Mau kerja kok ga tau kerjaannya
h : Oo, kalau pekerjaan itu sudah tahu.
G : Tambah tidak diterima
h : Lho, lha kok … ?
G : Anda cuma mau sok pinter aja kan. ?

Wawancara dengan Pelamar (8)

G : Anda bisa internet?
n : Tidak
G : Anda tidak diterima
n : Sebabnya?
G : Perusahaan tidak menerima orang yang buta internet
n : Wah, sebenarnya sih bisa
G : Tambah tidak diterima
n : Lho, lha kok … ?
G : Pasti pekerjaan anda teranggukebanyakan main internet terus

Nah, sudah terinspirasi? :)

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Yahoo! Buzz

Post a comment